Hariyono Nur Kholis



Puisi-Puisi : Hariyono Nur Kholis

Bisakah Aku Menghapus Air Matamu

Karena aku ingin engkau hidup indah
Matamu cerah tanpa sayu oleh air mata
Sebab jalan hidup yang akan ditempu masih panjang
dan berliku

Ada deretan gedung bertingkat, hutan yang akan berganti tiang
Listrik atap pepohonan rindang sekejap menjadi pohon hiasan
Tentu ia tidak akan kembali.

Sederas apapun air matamu mengalir padang gersang
Adalah buah dari harapan

Kesepian yang berjejer di gang-gang, jalanan depan rumah
Apalagi isak tangismu tak mungkin di kunjungi.

Yogyakarta, 2016

Haus

Sampai kapan rasa hausku sirna
mestikah menunggu hujan tiba
atau musim kerontang dalam dada
pecah lalu hijrah ke dalam sabana semesta

Ataukah mesti menunggu angin
menghembuskan segala debu dan pasir
yang menyumbat dari segala sebab.

Yogyakarta, 2016 

Penulis adalah akademis kini aktif di komunitas Rudal dan Sanggar CongLet Yogyakarta.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.